Rabu, 23 Desember 2015

Taman Tjong Yong Hian Objek Wisata Baru akan Dibuka

Tjong Yong Hian Lahir pada tahun 1850 di sebuah keluarga Hakka di kota Songkou, Meixian, Propinsi Guangdong Cina Selatan. Beliau adalah anak Laki kedua dan mempunyai enam orang saudara dan saudari. Beliau dipanggil dengan nama Chiok Kon di rumah, tetapi beliau sering dipanggil dengan nama nama lainnya yakni Zhang Rongxuan, Cheong Yuk nam atau Zhang Yunan, Oleh karena kondisi kehidupan yang sulit setelah masa peperangan berakhir di cina, Ayahnya, Tjong Hie Liang, yang juga dikenal dengan nama Mian Sheng, berjuang keras mencari nafkah. Akibatnya, Yong Hian harus keluar dari sekolah untuk membantu ayahnya menjual biji - bijian, beras, dan barang barang kelontong di pasar. Maka, mulailah dia belajar berdagang pada umur yang masih muda.
pada tahun1867, beliau berangkat dari pelabuhan Shantou di Cina berlayar menuju ke Batavia ( Jakarta). Setelah tiba, Beliau bekerja untuk seorang untuk seorang pedagang bernama Tjong Bi Shi, Seorang Hakka yang berasal dari daerah Tai Pu di Guangdong. Dalam masa tiga tahun YOng Hian telah menabung cukup modal untuk memulai usaha sendiri. Beliau meninggalkan Batavia dan menuju ke SUmatra dengan akhirnya menginjakkan kaki di pelabuhan Deli (Medan). beliau bermula dengan mendirikan sebuah perusahaan dagang bernama NV. Wan Yun Chong, darimana kemudian beliau menorobos ke bisnis bisnis lain seperti perkebunan, properti, perbankan dan pelayaran.

sembilan tahun kemudian, oleh karena usahanya yang berkembang pesat, Yong Hian mengajak adik ke empatnya ynag bernama Yao Hian, juga dikenal Tjong A Fie, untuk datang membantunya. Bersama, mereka berkecimpung dalam berbagai usaha dan kerja sosial, dimana kemudian mereka menjadi terkenal sebagai Tjong Bersaudara yang legendaris. mereka membangun banyak tempat pemakaman, rumah sakit, penampungan tuna wisma, sekolah dan tempat beribadah. Pemeritahan Belanda mengakui kontribusi besar yang diberikan Tjong Bersaudara untuk perkembangan kota Medan, maka mereka melantikan Tjong Yong Hian dengan pangkat 'Major' dan Tjong A Fie dengan pangkat 'Lieutenant'. Sebuah jalan yang besar diberi nama Jalan Tjong Yong Hian pada tahun 1904, yang sekarang bernama jalan Bogor. Yong Hian juga adalah Vice Konsul Cina untuk penang selama 2 tahun, dan adalah salah seorang dari 5 sponsor yang mendirikan Vihara Kek Lok Si di Penang.
Di cina, Mereka membangun rel kereta api Chao Chow  dan Swatow, yang merupakan rel kereta api pertama yang didanai oleh orang Tionghoa perantauan. mereka banyak bersumbang untuk amal dan juga untuk menanggulangi bencana alam. Yong Hian diberikan berbagai gelar dan pangkat oleh pemerintah Dinasti Qing, dan pada tahun 1909, beliau dianugrahi gelar kerajaan 'Wakil Menteri' oleh Kaisar Qing.
Yong Hian mempunyai beberapa rumah di Medan dan di Cina. Di medan , rumah keluarga beralamat di 105 Kesawan Street ( Jalan Achmad Yani). Dengan isterinya (nee Xu), beliau dikaruniai oleh 3 orang anak laki bernama Pu Ching, Cen Ching, dan Min Ching dan tiga anak perempuan. Beliau meninggal pada tahun 1911, dimana ribuan simpatisan mengerumuni jalan jalan untuk memberikan penghormatan mereka kepada beliau.

oke ini lebih kurang tulisan yang aku foto di Museum Tjong Yong Hian. singkat cerita ini adalah kilasan hidup dari Tjong Yong Hian. Ternyata beliaulah yang membawa Tjong A Fie ke Medan untk berbisnis dan sekarang Tjong A Fie jugalah yang lebih dikenal dibandingkan sang abang. aku kalo gak karena City Tour ini juga bakal gak tau kalo Tjong A Fie punya abang yang berjasa gitu.
Ngomong ngimong aku juga belum pernah ke rumahnya Tjong A Fie, mungkin nanti aku akan mengunjunginya.

Taman Tjong Yong Hian akan dibuka tahun depan dan mereka bakal ngelakuin promosi melalui media sosial dan koran. Tempat ini bakal jadi terkenal dan banyak peminatnya apalagi orang orang cina di kota medan ini. dan menambah ODTW kota medan kita ini.hehe

oke ini foto foto yang aku ambil dengan kamera HPku.hihhiii


 
disambut dengan tulisan cina sodara sodara, yang artinya TAMAN KEBUN BUNGA. 

Taman Tjong Yong Hian 



 
ini adalah ruangan museumnya 



dan ini pintu menuju ..... bukan surga sodara sodara.
ini pintu atau gerbang ke taman Tjong Yong Hian yang lagi proses pembuatan. 
 di dalamnya banya bunga bungaaa .....
berharap masuk juga kemaren ternyata gak masuk :'( . tenang ntar balik dan masuk lagi terus buat video ala syahrini.hehehe *becanda


aku itung dari kananlah ya kan.
itu yang sebelah kanan kali keturunan Tjong Yong Hian lupa gitu namanya terus bapaknya ramah.selak berapa lama datang istri, sama ibu mertua dan anak anaknya tapi gak ke foto,
"maaf ya ci"
terus kakak sebelah bapak tadi itu anggota BWS dan pak Khairul yang bantu kami city tour.
dan Ibu sebelah pak Khairul itu yang mentranslatkan buku Tjong Yong Hian. sebelah lagi itu dosen aku.



















maaf ada teman aku nyempil.hihi












diatas iitu foto, barang dan ornamen yang ada di Museum Tjong Yong Hian. Kereeeeen banget dah
Kalo kesana butuh waktu yang lama soalnya kita itu liat liat foto disana, baca sejarahnya terus huntuing foto disitu.
pokoknya awesome kali dehh


bangkunya keren ya 
ada bingkisan buku tentang Tjong Yong Hian buat BWS.
buat saya manaaaa?hihi



inilah tampilan buku Tjong Yong Hian yang telah di translatekan ke bahasa Indonesia.


udah dululah cerita aku ini. semoga bermanfaat untuk sodara sodara semua. maaf kalo ada kata apa info yang kurang. terima kasih semuaaa




Tidak ada komentar:

Posting Komentar