ombak lautan menggulung kencang
mengahnyutkan luka dalam
aku tersipu angin malam
tertutup warna fajar
peduli siapa ?
tahu siapa?
hanya rumput yang bergoyang
angin bertiup kencang
meluluhkan kenangan lama
hentakan kaki menapak
menyusuri jalan tanpa mata
hendak kemana?
arah kemana?
pipih salju turun tampa pamrih.
memutihkan jalan setapak
melupakan jejak pasir
menutup cinta semu
beriring nada dalam kebahagian
aku berlari mengejar
aku berdiri sendiri
aku terdiam membisu
aku menangis tanpa henti
aku hanya terjebak pada diriku
aku hanya lakon dalam dramaku
aku hanya diriku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar